Korupsi telah merjalela, namun aku terheran heran. Mengapa mereka korupsi?, apa enaknya korupsi?, apa mereka tak punya hati?dengan memikirkan hidupnya sediri. Semua pasti terheran heran, bagaimana mungkin petinggi pemerintah ada yang tega korupsi ditengah tengah kemiskinan rakyat. Pada saat rakyat menjerit mereka malah bersenang senang, disaat rakyat kelaparan mereka menghamburkan makanan. Tapi aku masih percaya bahwa masih ada petinggi yang mau menolong rakyat yang malang ini. Karna itu aku kan selalu melewan korupsi dan tak ingin bersahabat dengannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar